Nama Bunda : Eka Julianti
Nama si Kecil : Keisha Hafidzah Onigara
Alamat : Jl.Merapi 11 rt.01 rw.01 no.83 Kelurahan Kebun Tebeng.
Kecamatan Ratu Agung
Bengkulu 38227
No. Hp : 081369940816
Maaf....blog saya yang pertama kehapus. Jadi saya ceritakan lagi ya kronologinya.
Si Kakak keisha lahir normal dengan bantuan seorang bidan senior (Bidan yang sama saat menyambut kelahiran saya dulu). Dia lahir dengan berat badan 3,2kg. Tubuh mungil yang putih bersih dengan pipi yang merah merona membuat keluarga saya menyambut kelahirannya dengan penuh kebahagiaan. Sampe Omanya sangat suka sekali mengasuh cucu pertamanya ini. Karena lebih sering diasuh oleh Omanya (satu rumah dengan saya), si Keisha lebih sering disusuin dengan dot yang berisikan susu formula dibanding ASI dengan saya. Akhirnya dia lebih menyukai Susu Formula daripada ASI. Yah.....sempat merasa bangga menyusuinya hanya 40 hari saja. Selebihnya dia menolak ASI saya. Sedih ya......... tapi inilah dilema ikut kata orang tua😥.
Keisha tumbuh sehat sampe usia hampir 2 bulan dengan berat badan 4,5 kg. Saat tragedi yang terjadi akibat kesalahan saya (lagi-lagi ikut kata orang tua) yang berakibat fatal pada kesehatan Keisha.
Setelah selesai menyusui,tiba-tiba Keisha selalu menangis histeris. Saya kira dia masih merasa lapar. Ternyata tangisnya karena dia merasakan sakit. Lagi-lagi disinilah letak kurangnya ilmu saya dalam pola asuh anak.
Saya terus memberinya susu agar dia berhenti menangis.
Bahkan disarankan untuk segera memberi MPASI agar Keisha bisa tenang karena kenyang.
Sampe suatu hari,Keisha menangis histeris. Seketika memuntahkan susu yang telah ia minum.
Tak cukup sampe disitu,tak berapa lama yang dimuntahkannya bukanlah susu putih. Melainkan darah segar yang berwarna merah😥😭
Masya allah....... masih teringat jelas di bayangan saya kejadian itu. Sampe detik ini,saya selalu menangis kalo ingat peristiwa itu😭
Saya panik donk....saya segera menghubungi bidan. Dan dari bidan saya dirujuk langsung ke dokter specialis anak.
Tak menunggu waktu lama,kami langsung membawa Keisha ke Rumah Sakit. Dari gejala yang saya ceritakan pada dokter,dan hasil ronsen yang telah dibacanya. Dokter mengatakan kalo keisha Radang Usus akibat alergi susu Sapi atau terkontaminasi oleh bakteri Sakazaki, Sp (Pada zaman itu lagi maraknya bakteri ini)
Saya disarankan mengganti susu untuk Keisha.
Sudah beberapa merk susu yang saya berikan buat Keisha. Tapi ternyata tak ada perubahan. Ini terlihat dari intensitas muntah yang tak kunjung berkurang,meski jumlah darahnya semakin lama semakin sedikit.
Dan berat badan Keishapun tak bertambah 1ons pun. Siapa yang tak sedih dengan keadaan seperti ini😥
Keluarga,tetangga dan teman yang pernah melihat keadaan Keisha pastilah bisa mengenang bagaimana menggambarkan kondisinya dulu.
Banyak yang bilang dengan istilah "Seperti Tulang Berbalut Dengan Kulit ".
Ya....seperti itulah mereka melihat Keisha.
Saya jujur sangat tertekan dengan keadaan itu. Apalagi omongan para tetangga yang merasa lebih berpengalaman dan lebih tua yang menikam hati saya.
Ada yang bilang saya tak becus mengasuh anak sampe kurus kering. Bahkan ada yang fitnah kalo saya tak pernah memberi makan Keisha.
Astaqfirullah......hal'azim😭
Ya "Allah........kuatkanlah imanku" membalas nyiyiran mereka yang sampe saat ini masih terekam dalam memoriku.
Cobaan terus berlanjut,ketika usia Keisha memasuki 10 bulan,dan tetap tak ada penambahan berat badan. Maka saya memberanikan diri bertanya pada dokter. "Kenapa anak saya sudah berobat rutin tiap bulan, namun tak ada perkembangan?".
Dan dengan mimik agak heran juga, akhirnya dokter mengatakan "Keisha harus dioperasi ya.....".
"Maksudnya bu dokter?" Tanya saya lagi.
"Iya......Usus Keisha yang luka akibat radang akan dipotong" itu penjelasan dokter.
Masya allah.......Astaqfirullah....Allahu Akbar.......
Ya allah.............air mataku sampe bercucuran di depan dokter itu😭
Saya seperti tersambar petir...hati terasa hancur disayat-sayat oleh keputusan dokter. Saya memeluk erat tubuh mungil Keisha seraya minta kepada Tuhan: " Ya Allah...berikanlah jalan terbaik pada kami. Berikanlah kesembuhan pada Keisha. Ijinkanlah kami untuk merawat dan menyayanginya ya allah".
Bukan karena biaya untuk operasi yang saya tangiskan. Tapi saya tak sanggup membayangkan bayi kecil dengan tubuh lemah harus mengalami operasi dan usus dipotong. Astaqfirullah......😭
Suami yang mengingatkan saya. Tetaplah berdo'a...dan kita coba untuk melakukan pengobatan ke dokter lain.
Awalnya saya menolak. Karena saya beranggapan semua dokter ilmunya pasti sama. Mereka pasti mengatakan bahwa benar Keisha Radang usus. Dan harus Operasi juga.
Tapi kata suami, "Mungkin vonisnya sama,namun siapa tau ada jalan Tuhan dengan pengobatan yang berbeda".
Untuk beberapa waktu saya kecewa sama diri sendiri. Sekali lagi saya ikuti saran orang tua untuk membawa keisha berobat ke dukun bayi. Keisha dipijit perutnya sampe nangis histeris. Tak jarang saya menahan tangis mendengar jeritannya. Saya tak kuat menemaninya. Papanya lah yang menemani saat pengobatan. Sudah berobat rutin beberapa kali juga ternyata hasilnya Nihil😥
Entah apa yang merasuki saya (hehheheheh.......kayak yang viral saat ini ya.... Biar nggak tegang baca tulisan saya)
Saya menyetujui keinginan suami untuk membawa Keisha berobat ke Dokter lain. Awalnya saya ragu untuk menyerahkan pengobatan Keisha pada Dokter Senior ini. Karena lagi-lagi ikut omongan orang tua kalo dokter itu tak bagus. Dosis obatnya terlalu tinggi. Bla...bla...bla...dan bla....
Kami bikin jadwal ke tempat praktek dokter. Seperti biasa Tubuh mungil Keisha ditimbang. Yah...tak kaget y, pasti masih stay di 4,5 kg meski usianya sudah 10 bulan.
Tiba waktunya nama Keisha dipanggil. Dan dag dig dug jantung bertemu pak Dokter. Saya menceritakan keadaan Keisha sembari menyerahkan foto hasil ronsen dulu.
"Iya.....ini benar radang usus. Terjadi luka pada ususnya. Penyebabnya belom bisa saya pastikan" kata pak Dokter
"Hm....katanya sih alergi susu pak. Saya disuruh ganti susu N**,B*****,N******* dan banyak lagi yang mahal pak".ucap saya.
Dan saya ceritakan secara detail apa yang terjadi saat itu. Sama persis seperti pertama kali membawa Keisha ke dokter pertama.
Dan...........
"Ya Ampun bu.....siapa yang suruh kasih bayi 2 bulan Makan?" Dokter mulai tegas nih nadanya.
"Ikut kata orang tua pak....anak saya nangis. Dikasih susu masih nangis. Katanya orang dulu bayi baru lahirpun sudah dikasih makan" cerita saya.
Disini dokter mulai meninggikan volume suaranya.
"Bu......sekarang saya bisa simpulkan bahwa radang usus pada Keisha bukan disebabkan karena Alergi susu ataupun Infeksi dari bakteri Sakazaki. Namun karena usus yang masih lembut sudah dipaksakan untuk menerima makanan".
Sampe disini saya kok merasa sangat Faham.....Sangat mengerti.....Sangat berdosa telah melakukan kesalahan fatal.
Saya sedih,kenapa dokter pertama dengan dokter kedua ini berbeda pandang. Padahal cerita saya sama saat menjelaskan.
"Trus,apakah anak saya harus dioperasi pak?"
"Jangan dulu ya bu,kasihan adeknya masih bayi. Kita lakukan pengobatan dulu. Kita lihat perkembangan si Keisha. Jika tidak ada perkembangan,terpaksa harus operasi. Tapi berdo'a saja semoga si Keisha bisa sembuh ya".
"Bagaimana dengan susunya pak? Apa harus tetap yang mahal ini?" tanya saya lagi.
"Mahal kan kalengnya bu.....coba cari referensi yang harganya terjangkau saja sama Ibu ya.!"
Disini saya merasa seperti disiram saat kemarau. Saya haus akan khabar gembira. Ada harapan yang diberikan pak Dokter.
Oke....saya coba pengobatan dokter baru.
Dan saya coba ganti susunya dengan SGM. Karena waktu itu saya terpukau dengan kepandaian dan kecerdasan anak sepupu saya. Usianya 1 tahun lebih tua.l dari Keisha. Nama anaknyapun sama-sama kesya. Beda penulisan ya.....
10 hari obat Keisha habis,kami lanjut lagi kontrol ke dokter. Saat ditimbang,berat badannya naik 3ons.
Masya allah.......... naik loh 3 ons😍. Percaya nggak percaya saat itu. Setelah menemui dokter, kamipun mendapatkan obat lagi untuk selanjutnya.
10 hari kemudian kami berobat lagi. Saat ditimbang berat Keisha naik 9 ons😍.
Allah hu akbar....ya allah....
Saat itu juga saya langsung mengabari mertua di kampung. Dan merekapun nangis bahagia menyambut khabar gembira ini.
Bertemu dokter yang pas
Dan susu yang pas pula.
Kombinasi lengkap penyejuk hati.
Alhamdulillah.....🤗
Dan saat menemui dokter untuk KETIGA kalinya. Saya ucapkan terimakasih banyak. Dan minta obat lagi agar berat badannya naik.
Namun dokter menolak memberikan resep obat.
"Bu...,Keisha sudah mengalami peningkatan berat badan
Yang artinya ada proses penyembuhan pada penyakitnya. Jangan diberi obat lagi ya.....Biarkan antibodinya gantian bekerja. Karena kalo manja dengan obat nanti malah antibodinya yang kalah. Lanjutkan konsumsi susunya ya bu,kayaknya cocok nih sama Keisha. Terlihat dari penambahan berat badannya yang drastis kan". kata pak dokter.
Itu pengobatan terakhir Keisha.
Alhamdulillah sampe saat ini Keisha sehat dan sembuh.
Inilah pak Dr. Abul Khair (foto saya ijin ambil saat menemani tetangga yang berobat anaknya bulan lalu )
Saat ini Kakak Keisha tumbuh sehat dan cerdas. Dari paud sampe sekarang sering memberikan kami kebahagiaan melalui prestasi yang telah ia ukir.
Juara lomba mewarnai
Best Kostum Fashion Show
Juara Kelas
Tak hanya prestasi yang ia ukir,Iapun sudah pandai mengasuh adek-adeknya
Ini ada foto Keisha bersama Salsa sepupunya. Mereka lahir selisih hanya 5 hari duluan Keisha. Sebelum sakit,tubuh Keisha lebih berat dibanding Salsa. Namun setelah sakit,kepandaian Salsa lebih duluan. Seperti duduk, merayap,bahkan berjalan. Saya sempat sedih setiap kali bertemu dengan Salsa. Tapi sekarang.......mereka tumbuh bersama dan sehat🤗
Pengalaman ini saya jadikan pegangan untuk mendidik anak-anak selanjutnya. Saya tak mau melakukan kesalahan lagi. Cukup pelajaran yang berharga dari sakitnya Kakak Keisha.
Saya juga mengecam jika ada orang tua yang memberikan MPASI dini
pada anaknya.
Dan saya menyarankan si Kecil minum susu SGM,karena meski harganya murah dan terjangkau namun terbukti membantu memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil.
Bahkan saat anak-anak sakit demam,saya tak langsung memberikannya obat. Ingat pesan pak dokter,bahwa ada imun tubuh yang cukup kuat untuk melawan itu. Kecuali jika sakitnya tak ada perobahan lebih dari 1-2 hari barulah saya kontrol ke dokter.
Ketiga anak saya minum Susu SGM Eksplor. Kecuali si baby Khai masih ASI. Kata mereka "AKU ANAK SGM!"
Pengalaman ini tak hanya bermanfaat pada kami saja. Melihat perkembangan tubuh keisha yang semakin montok, banyak keluarga,tetangga dan sahabat yang konsultasi pada saya.
Apalagi keluhan mereka tentang berat badan anak-anaknya yang menurun. Terpukau melihat perubahan tubuh keisha. Dulu kecil kurus kerontang, sekarang malah bagus sekali.
Mereka juga menanyakan susu yang keisha konsumsi. Tak sedikit dari mereka tak percaya "Masa susunya SGM? Susu murah loh...... Padahal anak saya susu xxxxx yang mahal".
Tapi banyak dari mereka yang beralih ke SGM akibat pengalaman Keisha ini. Bahkan ketika mau berobatpun pengen dengan dokter yang sama. Hehehhehe...segitunya Keisha jadi pedoman mereka dalam mengasihi anaknya.
Nah....ada beberapa teman dan keluarga juga yang anaknya mengalami Alergi Susu Sapi.
Tadinya saat saya mendengar kata itu,saya tak mau tau. Seakan trauma,karena salah vonis,salah pula penanganan waktu Kakak Keisha dulu.
Namun ternyata justru pertanyaan mereka yang terus diulang setiap bertemu dengan saya. Saya cari tau donk, apa itu Alergi Susu Sapi.
Ketahui dulu Gejala yang timbul pada si kecil diantaranya:
1. Muntah
2. Batuk
3. Sesak Nafas
4. Mengi atau bengek ( nafas yang disertai bunyi melengking)
5. Bengkak pada bibir atau lidah ( si kecil merasakan gatal di sekitar mulut atau bibir)
6. Pilek
7. Keram perut
8. Diare dan bisa mengandung darah
9. Munculnya kolik pada bayi ( yang disertai nangis tanpa berhenti).
Jika si kecil terdapat gejala-gejala seperti diatas, maka sebaiknya segera konsultasikan pada dokter.
Alergi Susu Sapi itu sendiri merupakan suatu kondisi akibat respon tidak normal dari sistem kekebalan tubuh setelah mengkonsumsi susu atau produk-produk olahan susu.
Penyebabnya antara lain :
● Adanya riwayat alergi keluarga. Bisa dari Bunda,Ayah atau keduanya
● Terdapat alergi terhadap makanan lain yang malah muncul setelah alergi susu
● Si Kecil yang menderita Dermatitis atopik
Bagaimana cara penanganannya?
♡ Saat menyusui si kecil, bunda disarankan untuk tidak mengkonsumsi asupan yang berasal dari susu sapi dan olahannya.
Karena apapun yang bunda konsumsi akan mempengaruhi ASI yang di produksi.
♡ Sedangkan jika bunda memberikan susu formula, pilihlah susu yang bertuliskan hypoallergenic ( yang sudah dibuat khusus untuk mengurangi resiko alergi)
♡ Bunda juga bisa memberikan si Kecil susu formula dari kacang kedelai.
Nah.......kebetulan kan SGM juga punya produk susu kacang kedelai nih. Namanya Susu SGM Eksplor Soya Advance+.
SGM Eksplor Soya Advance+ dengan Complinutri dengan 5 kebaikan ComplinutriSoy+ penuhi kebutuhan nutrisi si kecil yang tidak cocok minun susu sapi. Mengandung 100% Isolat Protein Soya berkualitas, minyak ikan, Omega 3&6, bebas laktosa, sumber serat, serta 13 Vitamin dan 7 Mineral.
Tersedia dalam rasa Madu dan Vanila yang enak😁
Jadi....sekarang nggak perlu khawatir lagi kan. Meski si Kecil dinyatakan Alergi susu Sapi,bukan berarti ia tak bisa minum susu untuk kebutuhan nutrisinya. Karena susu SGM Eksplor Soya Advance+ merupakan Solusi pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk si kecil yang alergi susu sapi😍❤.
(Sumber : ●https://www.alodokter.com/alergi-susu
1. Keisha Hafidzah Onigara
(Anak Sulungku yang tercinta).
Alhamdulillah....Mama Papa masih diberikan kesempatan untuk merawat dan mengasihimu. Tulisan mama ini buat Kado Kakak ya nak..... yang hari ini 24 November 2019 kakak genap berusia 10 tahun.
2. Dr. Abul Khair
(Dokter Specialis Anak)
Terimakasih pak,berkat pengetahuan dan keahlian bapak,si Kakak Keisha bisa sembuh dan sehat tanpa melakukan operasi. Moga bapak sehat terus ya.
3. Pt. Sarihusada Generasi Mahardika
( Produsen Susu SGM )
Terimakasih telah memproduksi susu dengan harga terjangkau dan bernutrisi. Sehingga kebutuhan nutrisi si Kakak saat mengalami krisis nutrisipun bisa tercukupi.
Aku Anak SGM
#MombassadorSGMEksplor
#GenerasiMaju








Komentar
Posting Komentar