Kemana Bunda mengajak keluarga liburan akhir tahun ini?
Saya sangat senang ketika melihat postingan akhir tahun di media sosial para Mombassador SGM Eksplor yang menghabiskan waktu liburan sekolah akhir tahun ini bersama keluarganya.
Ada yang berwisata ke suatu tempat yang indah, ada yang bersilaturahmi ke tempat sanak saudara, atau hanya sekedar jalan-jalan ke mall bersama anak-anak mereka.
Biasanya sih kalo tiba libur sekolah, anak-anak saya pulang ke kampung halaman Papanya. Mereka akan menghabiskan waktu liburan bersama Mbah mereka. Karena semenjak anak-anak sudah mulai sekolah, maka akan sulit sekali untuk bisa mengunjungi Mbah mereka. Jarak dan perjalanan yang cukup jauh adalah salah satu kendalanya.
Namun tahun ini anak-anak tidak mau pulang kampung. Mereka lebih memilih menemani orang tuanya berjualan. Bergantian ikut kami mengantar orderan yang full setiap hari. Dari pagi sampe malam.
Tapi mereka menikmati kegiatan ini. Mereka senang karena bisa ikut mencari rejeki bersama orang tuanya.
Keadaan seperti ini membuat saya dilema. Saya harus berbanggakah terhadap keputusan mereka, atau justru bersedih karena waktu libur mereka dimanfaatkan untuk menemani orang tua mencari rejeki.
Kata Suami: "Biarkan saja selagi mereka senang. Biarkan mereka belajar memanfaatkan waktu yang ada. Merasakan apa yang namanya susahnya mencari uang. Agar anak-anak lebih siap menghadapi masa depannya nanti".
Bijak sekali ya suamiku ini.
Hehhehehehehe........
Oke deh......
Selain belajar mandiri. Akhirnya habis sudah dagangan kami. Dan saya memutuskan untuk tetap memanfaatkan waktu liburan anak-anak untuk bisa bersenang-senang bersama mereka.
Ada beberapa tempat yang kami kunjungi saat liburan anak-anak.
1. Tempat Bersejarah (Rumah Ir. Soekarno)
Kami mengunjungi salah satu tempat bersejarah yang ada dikota Bengkulu yakni Rumah Ir. Soekarno (Presiden pertama RI) selama pengasingannya di Bengkulu.
Saya mencoba menjadi tour guide pada suami dan anak-anak. Kebetulan ini salah satu tempat main saya sewaktu masa kecil dahulu. Jadi sedikit banyak saya faham sejarah dan tata letak rumah tersebut.
Masih terlihat benda-benda tua yang ada di rumah itu.
° Ada sepeda ontel yang digunakan oleh Bung Karno, masih terpampang dilemari kaca.
° Ada juga tempat tidur yang digunakan bung Karno saat itu.
° Serta masih adanya meja dan kursi kayu yang digunakan oleh bung karno untuk menyambut tamunya.
Anak-anak antusias sekali ketika berada disana. Mereka baru tahu dan bangga sekali bisa berkunjung ke rumah itu. Banyak pertanyaan yang mereka lontarkan kepada saya, menandakan keingintahuan yang begitu besar. Dan bisa menambah pengetahuan dan pengalaman mereka.
2. Kuliner di tempat Legendaris.
Saya mengajak keluarga untuk Dinner / Makan malam di tempat cukup terkenal di Bengkulu.
Salah satunya di Sate Pak Leha
Saya bilang ke anak-anak : " ini sate yang paling terkenal di bengkulu. Dari mama kecil, tempat makan ini sudah ada. Jadi sudah dikatakan ini rumah makan legendaris".
3. Mengunjungi Mesjid Jamik
Ketika maghrib di seputaran pusat kota, saya mengajak keluarga untuk menunaikan sholat maghrib di mesjid Jamik.
Setelah selesai sholat, sembari istirahat sejenak saya lanjut cerita ke anak-anak.
"Ini adalah salah satu mesjid tertua yang ada di Bengkulu. Mama masih kecil suka sekali kesini saat sholat tarawih. Meski jaraknya agak jauh dari rumah. Mesjid ini juga direnovasi oleh Bung Karno loh.....
Presiden pertama kita, selama ia masih tinggal di bengkulu".
Dan masih banyak lagi acara jalan-jalan kami waktu liburan. Termasuk mengajak anak-anak bermain ke mall.
Saat liburan telah usai, mereka seakan belom puas melanjutkan perjalanan mengelilingi tempat- tempat yang unik untuk dikunjungi.
"Ma...nanti kalo liburan lagi, kita ke rumah ibu Fatmawati (Istri Bung Karno) yang menjahit bendera merah putih ya.... dan ketempat lainnya yang punya cerita". Pinta anak-anak saya.
Hehehhehehe...
Ternyata mereka ingin mengeksplor tampat yang mengandung edukasi yang ada di Bengkulu. Keingintahuan yang besar mengindikasikan potensi prestasi si kecil yakni supel, mandiri dan percaya diri.
Senangnya....jika mereka bisa menikmati liburannya yang penuh edukasi kali ini.
Saya selalu memdukung setiap kegiatan yang bisa memberikan edukasi buat si kecil. Dan saya juga mendukung kebutuhan nutrisinya dengan SGM Eksplor setiap harinya. Agar si kecil bisa menjadi Anak Generasi Maju.
Facebook Aku Anak SGM
#MombassadorSGMEksplor
#GenerasiMaju
Saya sangat senang ketika melihat postingan akhir tahun di media sosial para Mombassador SGM Eksplor yang menghabiskan waktu liburan sekolah akhir tahun ini bersama keluarganya.
Ada yang berwisata ke suatu tempat yang indah, ada yang bersilaturahmi ke tempat sanak saudara, atau hanya sekedar jalan-jalan ke mall bersama anak-anak mereka.
Biasanya sih kalo tiba libur sekolah, anak-anak saya pulang ke kampung halaman Papanya. Mereka akan menghabiskan waktu liburan bersama Mbah mereka. Karena semenjak anak-anak sudah mulai sekolah, maka akan sulit sekali untuk bisa mengunjungi Mbah mereka. Jarak dan perjalanan yang cukup jauh adalah salah satu kendalanya.
Namun tahun ini anak-anak tidak mau pulang kampung. Mereka lebih memilih menemani orang tuanya berjualan. Bergantian ikut kami mengantar orderan yang full setiap hari. Dari pagi sampe malam.
Tapi mereka menikmati kegiatan ini. Mereka senang karena bisa ikut mencari rejeki bersama orang tuanya.
Keadaan seperti ini membuat saya dilema. Saya harus berbanggakah terhadap keputusan mereka, atau justru bersedih karena waktu libur mereka dimanfaatkan untuk menemani orang tua mencari rejeki.
Kata Suami: "Biarkan saja selagi mereka senang. Biarkan mereka belajar memanfaatkan waktu yang ada. Merasakan apa yang namanya susahnya mencari uang. Agar anak-anak lebih siap menghadapi masa depannya nanti".
Bijak sekali ya suamiku ini.
Hehhehehehehe........
Oke deh......
Selain belajar mandiri. Akhirnya habis sudah dagangan kami. Dan saya memutuskan untuk tetap memanfaatkan waktu liburan anak-anak untuk bisa bersenang-senang bersama mereka.
Ada beberapa tempat yang kami kunjungi saat liburan anak-anak.
1. Tempat Bersejarah (Rumah Ir. Soekarno)
Kami mengunjungi salah satu tempat bersejarah yang ada dikota Bengkulu yakni Rumah Ir. Soekarno (Presiden pertama RI) selama pengasingannya di Bengkulu.
Saya mencoba menjadi tour guide pada suami dan anak-anak. Kebetulan ini salah satu tempat main saya sewaktu masa kecil dahulu. Jadi sedikit banyak saya faham sejarah dan tata letak rumah tersebut.
Masih terlihat benda-benda tua yang ada di rumah itu.
° Ada sepeda ontel yang digunakan oleh Bung Karno, masih terpampang dilemari kaca.
° Ada juga tempat tidur yang digunakan bung Karno saat itu.
° Serta masih adanya meja dan kursi kayu yang digunakan oleh bung karno untuk menyambut tamunya.
Anak-anak antusias sekali ketika berada disana. Mereka baru tahu dan bangga sekali bisa berkunjung ke rumah itu. Banyak pertanyaan yang mereka lontarkan kepada saya, menandakan keingintahuan yang begitu besar. Dan bisa menambah pengetahuan dan pengalaman mereka.
2. Kuliner di tempat Legendaris.
Saya mengajak keluarga untuk Dinner / Makan malam di tempat cukup terkenal di Bengkulu.
Salah satunya di Sate Pak Leha
Saya bilang ke anak-anak : " ini sate yang paling terkenal di bengkulu. Dari mama kecil, tempat makan ini sudah ada. Jadi sudah dikatakan ini rumah makan legendaris".
3. Mengunjungi Mesjid Jamik
Ketika maghrib di seputaran pusat kota, saya mengajak keluarga untuk menunaikan sholat maghrib di mesjid Jamik.
Setelah selesai sholat, sembari istirahat sejenak saya lanjut cerita ke anak-anak.
"Ini adalah salah satu mesjid tertua yang ada di Bengkulu. Mama masih kecil suka sekali kesini saat sholat tarawih. Meski jaraknya agak jauh dari rumah. Mesjid ini juga direnovasi oleh Bung Karno loh.....
Presiden pertama kita, selama ia masih tinggal di bengkulu".
Dan masih banyak lagi acara jalan-jalan kami waktu liburan. Termasuk mengajak anak-anak bermain ke mall.
Saat liburan telah usai, mereka seakan belom puas melanjutkan perjalanan mengelilingi tempat- tempat yang unik untuk dikunjungi.
"Ma...nanti kalo liburan lagi, kita ke rumah ibu Fatmawati (Istri Bung Karno) yang menjahit bendera merah putih ya.... dan ketempat lainnya yang punya cerita". Pinta anak-anak saya.
Hehehhehehe...
Ternyata mereka ingin mengeksplor tampat yang mengandung edukasi yang ada di Bengkulu. Keingintahuan yang besar mengindikasikan potensi prestasi si kecil yakni supel, mandiri dan percaya diri.
Senangnya....jika mereka bisa menikmati liburannya yang penuh edukasi kali ini.
Saya selalu memdukung setiap kegiatan yang bisa memberikan edukasi buat si kecil. Dan saya juga mendukung kebutuhan nutrisinya dengan SGM Eksplor setiap harinya. Agar si kecil bisa menjadi Anak Generasi Maju.
Facebook Aku Anak SGM
#MombassadorSGMEksplor
#GenerasiMaju





Komentar
Posting Komentar